Assalamualikum
Al kisah di tahun '89 an dalam sebuah Metro Mini 45 jurusan TMII - Pulo gadung dgn ongkos mahasiswa 50 rupiah atau 100 rupiah Pas di depan kampus UIA, dinding atas di ketuk "Bang UIA kiri" sambil menyodorkan uamg ongkos ke kenek Metro Mini...
Luar biasa tangan si abang menampik saya kira pura - pura atau salah karena kurang...
Eee.... ternyata ... sampun mas ..boten Syah....
Haaaa.... Mas....
Nggih... derekakaen...
Belum sempat berucap lainnya saya sudah kebru turun...
Dalam hati apa iya iya yang saya lihat tadi, Masya....
Lain kesempatan saat mau ke Pondok Bambu nyetop etro mini 45 ... Sang kenek Pulo gadung Pulo Gadung.. spontan saya di halte ..
Tindak pundi Mas....
Bahasa yang santun dan saya hafal benar suara itu...
Subhanalloh ternyata benar dia adalah sahabat dekatku di Kampus walaupun beda Fakultas.
Taukah sahabat siapa dia dan Bagaimana sekarang,
Dengan Pakaian yang Gagah dia seorang Kapten TNI, dan sekarang saat Catting mhn doanya sedang Dinas Di Afrika....
Dialah Sang Potret luar biasa.. dari kampung Jawa Jepara, dengan Tekat ingin menuntut ilmu dengan bekal DOA sang Bunda dengan ikhtiar apa saja jadi kenek 45, tukang parkir dsb.
Dan Sekarang Beliaulah menikmati sebuah manisnya Perjuangan
SELAMAT SAHABATKU Beliau lah tokoh FKIP dan PII namanya tak asing lagi
ARIFIN
Selamat Tugas Sahabat Semoga Sukses selalu salam Rinduku
Wassalamualaikum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar